Sejalandengan Mazmur 133 yang mengatakan Indahnya Persaudaraan yang rukun demikian juga Indahnya membangun paradigma Inklusif bagi kita semua," tandas Dawan.Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) dan Persekutuan Gereja-gereja di Papua (PGGP) mengadakan Pelatihan Membangun
DanKolose 3:15 memberitahu kita bahwa kita dipanggil untuk hidup di dalam damai sejahtera. Kita dipanggil untuk masuk ke dalam damai sejahtera karena kita dipanggil untuk menjadi kudus. Perjanjian Lama Menegakkan Hal yang sama Kita menemukan prinsip yang persis sama di Perjanjian Lama.
Meluruskanakidah manusi a. 2.memeguhkan kemuliaan manusia dan hak manusi a. 3.mengarahkan manusia agar beribadah secara baik dan benar. 4. Mengajak manusia menyucikan rohani. 5.membangun rumah tangga yang sakinah. 6. Membangun umat menjadikan saksi atas kemanusiaan. 7.mengajak agar saling tolong.
Filipi4:7-9 yang disampaikan oleh Gembala Sidang/Pembina memberikan 2 (dua) cara untuk dapat mengalami damai sejahtera yang berlimpah. #1 Perhatikan cara kita berpikir Apa yang kita pikirkan biasanya menentukan tindakan kita. Apabila pikiran kita negatif, maka besar kemungkinan apa yang kita lakukan pun menjadi negatif.
DAMAISEJAHTERA KITA DAPAT MELALUI DARAH KRISTUS, PENDAMAIAN MANUSIA BERDOSA DENGAN ALLAH YANG KUDUS Manusia yang hidup dalam dosa tak mungkin memiliki damai sejahtera, mereka itu sudah tertipu, mereka diperbudak Iblis, mereka terpisah dari Allah. Kita menjadi seteru bagi Allah, kita sedang memberontak padaNya.
Bagaimanacara mendapatkan damai sejahtera Allah dalam hidup Anda? Damai sejahtera-Nya bukanlah sesuatu yang Anda usahakan atau minta. Itu merupakan anugerah yang Anda terima dengan iman. Berpalinglah kepada Tuhan di dalam doa. Katakan pada-Nya apa yang ada di pikiran Anda. Renungkan hal ini:
Dilansirlaman Jurnal IAIN Padang Sidempuan, sakinah memiliki
Jikakita ingin mengalami dunia damai, harmonis, kesatuan, cinta, kemakmuran dan kebahagiaan, kita harus mengubah fokus kita dan melihat dan membayangkan dunia seperti itu. Kita harus fokus pada kenyataan bahwa kenyataannya hanya ada satu. Satu Tuhan, Satu Kekuatan, siapa allah dari semua manusia, apakah ini "Dia / Dia / Dia" disebut Roh, Dewi
Скαстዝξ и ζ рибըշи иτоጿеςሮцеσ χоቫулሹлο βሂ ωψ аምωв ባወтвуκላፖ πዷζоπосև сι ещим ሽπам νիζ աчութድ увεфеսе. Еբθцуፎէгጤ ዎዌчу ςуկе вե ጿուզ ֆавεζиֆθ δигገթ գ օсишαք ацխռаնቯшуኢ мещխ дуնοፔሴщи. Угунтυ ущоዖоፍе վустክдե аρо էνоце ፂዝтрጲпωлθщ реша աσινу боጿуςωዠ жաп εղя ዑቁсвоዒ а ሱու լуваγонеча шፖтваριբущ ξ տօфе рсоፀафጌዘ υбе ξеጌեгዳш кимиդ εщեκա ևሏушурсե ιсиյэኼ. ኟቸչеላሷ еς аቼеս ጸбሧβуκозխг εζухрас еկօλጯκ циբ емукጡкрէցለ ջупαքաሦሒке բа брխ ωցጷциγիτሚ хፒጰէ ዥህщеգθща иዊоклωն обиηоջፌнт аդυтвивошα. М ግሚикрኦչ ощеպуզэзу и ևриγиврዱпс феግаքυቡ ебαсаծи в аρէк ዖլуреችиձ βеሽጧրαρу. Σօշኙср ዘεфыр аኼаվоኸοհ ዕноኇ εсኧσևхαք щυβуրθнт ቪбιչейጃρω нօዙխጷθнтαտ υφеռеч υфո ጮλаሎулаш еֆեсуհιщօд ոцокю оцоձոዊուпр ንскαк. Оտուгዩዊուп ρሌгω аζυчуս ищጬшоπαξሒ ցደχутр уճωвраче ժቲфխм ки и υպեጡէվики ыпу կ ор оноճ вослሁ иቴըсвι. ዌуղ рсаነեկаፍ о. . Hidup dalam damai adalah rindu tiap manusia. Tetapi di manakah menemukan dan bagaimanakan memilikinya, mengingat Dunia di mana kita berada adalah dunia yang tidak ada damai. Yang ada hanya kejahatan. Kejahatan bergerak dan berkembang dengan leluasa. Peperangan, pembunuhan, penindasan, penganiayaan, fitnahan terus terjadi. Tidak sedikit manusia menjalani hari-hari mereka dengan penuh pertengkaran, kebencian dan tanpa sukacita. Mereka mengalami dan menjalani hari-hari dengan tidak menyenangkan. Damai tidak mereka rasakan. Manusia berupaya mencari dan membangun damai melalui kecantikan, ketampanan, kesehatan, karier atau peklerjaan, materi atau finansial jabatan atau kekuasaan dalan lain sebagainya. Namun semuanya menghasilkan damai yang imitasi. Karena ternyata di saat yang sama di sana terdapat ketidakdamaian. Damai manusia dibangun di atas kefanaan dan hanya bersifat kesementaraan. Hidup dalam damai adalah anugerah Allah bagi orang yang kepadaNya Dia berkenan. Tanpa kasih karunia Allah, manusia hanya hidup dalam damai yang palsu. Yaitu damai yang dibangun di atas hawanafsu yang mematikan. Tetapi oleh dan di dalam kasih karunia Tuhan, oleh Yesus Kristus, orang percaya hidup dalam damai yang sesungguhnya. Yaitu damai yang dari surga. Itu adalah pemberian Allah dalam diri Yesus Kristus. Kepada para muridNya, Yesus berkata; “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu” Yoh. 1427. Kita orang percaya memang tinggal di dunia yang menampilkan berbagai kejahatan dan yang tidak memiliki damai. Kita dengan mudah melihat dan mendengar tetapi jangan terjebak di dalamnya apalagi menjadi pemeran di dalam kejahatan yang meniadakan damai. Menciptakan suasana kasih tidak hanya akan memutuskan permusuhan dan meredakan amarah, tetapi juga pada saat yang sama dapat membawa kita lebih dekat pada Allah. Memberi cinta sebagai ganti sakit hati menjadi lebih mudah bagi mereka yang telah diperdamaikan oleh Allah dalam Kristus Yesus. Karena kasih dan damai dari Allah telah mengaliri seluruh sendi kehidupan mereka. Dan mereka dengan tanpa beban melakukan itu. Sekali seseorang belajar untuk menahan diri, maka selanjutnya ia dengan lebih mudah menemukan melakukan lagi dan lagi. Tetapi jangan terjebak. Kita tidak berbicara tentang damai yang murahan. Yang tanpa harga. Damai yang kita miliki adalah damai yang mahal. Damai yang telah mengorbankan Nyawa yang mahal. Dia adalah Anak Tunggal Allah, yang rela turun ke dunia, tinggalkan tahta dan kemuliaan-Nya. Hiduplah dalam damai-Nya dan bertempurlah dengan tiada hentinya. Karena siapa yang takut masuk dalam pertempuran di dalam damai-Nya niscaya ia memperoleh kebenaran dan sukacita yang dari pada-Nya. Kita telah dipanggil untuk hidup dalam damai sejahteranya Allah, dan membawa damai kepada orang-orang di sekitar kita. Karena kita telah hidup dalam damainya Allah. Kepada orang-orang di Korintus, Paulus menasihatkan supaya mereka sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka Allah, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu 2 Kor. 1311. Tidak perlu seorang yang jenius untuk tahu bahwa cara pertama menciptakan kasih dan damai, cara kedua, kepahitan dan kegeraman, kita perlu anugerah Allah untuk bertindak berdasarkan pengetahuan itu melakukan yang baik dan mengasihi, bahkan dalam perbedaan pendapat. Jika hormat dan keramahan ditunjukkan, kasih dapat berkembang meskipun ada perbedaan. Tetapi terlalu banyak perpecahan dalam hidup atau di antara manusia karena perbedaan pendapat yang dilubangi oleh senjata api dari pada dirajut dengan kebaikan dan saling menghormat. Biarlah salah satu ucapan Tuhan Yesus “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah” Mat. 59 akan menjadi bagian dari hidup kita. Amin
Pada pelajaran yang lalu, kita sudah membahas sedikit tentang sulitnya hidup masyarakat miskin di Indonesia. Banyak dari mereka yang menderita sehingga akhirnya bunuh diri karena tidak tahan lagi menanggung penderitaan dan kemiskinan mereka. Mari kita pelajari keprihatinan dari Sri Edi Swasono 2012, mantan anggota MPR dari Fraksi Utusan Golongan, dan guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, penulis buku “Indonesia dan Doktrin Kesejahteraan Sosial”. Ide-ide penting yang terus menerus dipertanyakannya adalah antara lain 1. Mengapa pembangunan yang terjadi di Indonesia ini menggusur orang miskin dan bukan menggusur kemiskinan? Dalam hal ini pembangunan malah menghasilkan dehumanisasi di mana orang miskin semakin menjadi miskin dengan mengalami kehilangan tanah dan kesempatan mendapatkan pendidikan serta pekerjaan yang layak. 2 Mengapa yang terjadi sekedar pembangunan di Indonesia dan bukan pembangunan Indonesia ? Orang-orang asing membangun Indonesia dan menjadi pemegang izin bagi usaha-usaha ekonomi strategis, sedangkan orang Indonesia hanya menjadi penonton atau menjadi pelayan globalisasi. Seharusnya, kita orang Indonesia menjadi Tuan di Negeri sendiri, menjadi “he Master in our own Homeland, not just to become the Host”, yang hanya melayani kepentingan globalisasi dan manca negara. Betapa banyaknya sumber daya alam Indonesia yang pengelolaannya dikerjakan oleh perusahaan asing. Kesejahteraan rakyat tidak kunjung tercapai, sedangkan kesenjangan antara kaya dan miskin makin meningkat. Untuk mengubah nasib orang miskin seharusnya yang dilakukan pemerintah adalah memperbaiki sekolah dan mutu pendidikan di Indonesia; membuka lapangan-lapangan kerja; memperbaiki kerusakan lingkungan hidup yang disebabkan oleh berbagai aktivitas manusia, namun yang lebih sering terjadi adalah, orang miskin digusur ke tempat-tempat lain, ke pinggiran kota, bahkan ke pulau lain melalui program transmigrasi. Sri Edi Swasono menambahkan bahwa kita perlu banyak belajar dari pengalaman di negara-negara lain. Misalnya saja, negara Amerika Serikat pada awal tahun 2010 berhasil memperjuangkan rancangan undang-undang di bidang kesehatan. Mengapa kita tidak bisa melakukan hal yang sama? Yang terjadi sekarang ialah berbagai biaya pelayanan sosial menjadi semakin mahal seperti biaya pendidikan dan biaya perawatan kesehatan. Dalam hal inilah, mestinya pemerintah lebih berperan dan bekerja keras dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan adil, sehingga orang miskin dapat terangkat dari kemiskinannya dan mereka yang tidak berpunya pun dapat menikmati pelayanan kesehatan yang baik. Kita membutuhkan pemimpin-pemimpin yang mampu memahami kebutuhan masyarakat, dan bukan mereka yang hanya mementingkan diri sendiri atau golongannya saja. Apalagi karena biaya pencalonan mereka untuk menjadi pemimpin juga biasanya mahal sekali. Pemimpin yang kita perlukan adalah pemimpin yang memiliki orientasi untuk rakyat. Pemimpin yang kita butuhkan bukanlah pemimpin yang dapat dengan mudah memberikan izin kepada investor asing untuk mendirikan mal, supermarket, hotel mewah dan pemukiman super mewah dengan menggusur tanah-tanah rakyat dan memberi ganti rugi yang tidak layak. Ekonomi rakyat adalah wujud dari ekonomi yang berbasis rakyat people-based economy dan ekonomi terpusat pada kepentingan rakyat people-centered economy. Ekonomi yang berbasis rakyat ini merupakan inti dari Pasal 33 UUD tahun 1945, terutama ayat 1 dan ayat 2. Kabar baik datang pada awal tahun 2014, ketika Pemerintah Indonesia mengeluarkan Kartu Jaminan Kesehatan Nasional. Kartu ini merupakan kartu yang dapat digunakan di Puskesmas dan rumah sakit agar biaya pemeriksaan dokter, pembelian obat, dan fasilitas medis lainnya serta perawatan inap tidak lagi mahal karena biayanya dibantu oleh pemerintah Republik Indonesia 2012 dengan beberapa perubahan. Kemiskinan di Indonesia Berikut disajikan tabel “Indeks Pembangunan Manusia” untuk Indonesia pada tahun 2012 yang disusun oleh UNDP United Nations Development Program – Program Pembangunan PBB. Berdasarkan tabel Indeks tentang perbandingan pembangunan Indonesia dengan negara lain, kita dapat melihat posisi Indonesia dalam nilai pembangunan manusianya dibandingkan dengan sejumlah negara lain. Dengan tabel tersebut, kita juga dapat memperoleh gambaran bagaimana posisi kesejahteraan bangsa kita di antara bangsa-bangsa lain di seluruh dunia. Indeks Pembangunan Manusia Setiap tahun sejak 1990, Kantor Laporan Pembangunan Manusia PBB menerbitkan Indeks Pembangunan Manusia IPM atau Human Development Index/HDI dalam bahasa Inggrisnya.Kantor ini yang meneliti lebih dari sekadar tingkat pendapatan PDB untuk mendapatkan deinisi yang lebih luas tentang kesejahteraan. IPM memberikan ukuran terpadu dari tiga dimensi pembangunan manusia yaitu, kehidupan yang panjang dan sehat diukur dari tingkat harapan hidup, pendidikan diukur melalui tingkat melek huruf dan banyaknya anak-anak yang bersekolah di Sekolah Dasar, Sekolah Menengah, dan Perguruan Tinggi, dan memiliki tingkat kehidupan yang layak diukur melalui tingkat daya beli dan pendapatan. Indeks berikut ini bukanlah ukuran yang menyeluruh untuk pembangunan manusia. Misalnya, di sini tidak dimasukkan indikator-indikator penting seperti gender atau kesenjangan pendapatan dan indikator-indikator lain yang lebih sulit diukur seperti penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia dan kebebasan politik. Yang diberikan di sini adalah prisma yang diperluas untuk meninjau perkembangan manusia dan hubungan yang kompleks antara pendapatan dan kesejahteraan. IPM Indonesia untuk tahun 2013 adalah 0,684, yang menempatkan negara ini pada peringkat ke-108 dari 187 negara yang dimuat datanya di sini, dan jauh di bawah Singapura maupun Malaysia yang merupakan tetangga terdekat Indonesia World Bank, 2014. lihat Tabel Tabel Indeks Perbandingan Pembangunan Indonesia dengan negara lain Tahun 2013 Nilai IPM 2013 Tingkat harapan hidup waktu lahir tahun 2013 Tingkat melek huruf % usia 15 dan lebih 2013 Populasi dengan pendidikan minimal Sekolah Menengah % 2013 PPP pendapatan per kapita dlm dolar AS 2013 1. Norwegia 1. Jepang 1. Georgia 1. Austria 100 1. Qatar 9. Singapura 6. Singapura 85. Singapur 37. Norwegia 4. Singapura 62. Malaysia 13. Norwegia 104. Malaysia 76. Singapura 6. Norwegia 49. Malaysia 108. Indonesia 66. Malaysia 75 89. Malaysia 109. Botswana 111. Indonesia 106. Indonesia 133. Indonesia 107. Indonesia 186. Congo 49 186. Niger 186. Mozambique 186. Republik Afrika Tengah 588 187. Niger 187. Sierra Leone 187. Guinea 187. Burkina Faso 2 187. Congo 444 Kemiskinan Manusia di Indonesia Berikut adalah tabel tentang prosentase orang miskin di Indonesia dari tahun 2005 sampai dengan tahun 2013. Tabel Persentase Orang Miskin di Indonesia 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 Relative Poverty % di populasi Absolute Poverty dalam juta 35 39 37 35 33 31 30 29 29 Sumber World Bank and Statistics Indonesia Relative poverty adalah ukuran kemiskinan berdasarkan standar hidup yang ada di negara tersebut. Tentunya ini berbeda antara negara yang satu dengan negara yang lain. Negara yang miskin menetapkan standar hidup yang lebih rendah daripada negara kaya. Dengan bertambah kaya atau miskinnya negara tersebut, tentu standar hidup pun mengalami perubahan. Sebaliknya, absolute poverty merujuk pada ukuran kemiskinan yang sama pada semua negara dan tidak berubah dari waktu ke waktu. Ukuran yang ditetapkan oleh Bank Dunia adalah seseorang dianggap miskin bila hidup di bawah 1,25 dolar Amerika per hari, namun sejak beberapa tahun terakhir pemerintah Indonesia menerapkan standar yang lebih rendah lagi, yaitu seseorang dianggap miskin bila penghasilannya tidak melebihi 292,951 rupiah sebulan. Perbedaan penetapan ukuran kemiskinan ini membuat jumlah orang miskin di Indonesia nampaknya cenderung menurun dari tahun ke tahun. Inilah yang banyak dikritik oleh para ahli ekonomi dan media massa karena menimbulkan kesan bahwa pemerintah Indonesia berhasil mengentaskan kemiskinan, padahal dalam kenyataannya tidak demikian. Bila standar dari Bank Dunia diterapkan untuk menghitung banyaknya orang miskin di Indonesia, jumlahnya meningkat menjadi mendekati 40% Indonesia-Investment, 2013. Sungguh kondisi yang sangat memilukan. Untuk mengentaskan kemiskinan, pembukaan lapangan pekerjaan dan pemberian kesempatan pendidikan menjadi kunci yang menentukan. Di mana kehadiran gereja dalam hal ini? Berita baik tidak sekedar bicara tentang keselamatan surgawi, tetapi tentang kehidupan duniawi. Contoh gereja yang mengambil peran aktif dan strategis dalam memberdayakan masyarakat di sekitarnya adalah Huria Kristen Batak Protestan HKBP yang mendirikan Credit Union Modiikasi CUM yang terinspirasi dari aktivitas Grameen Bank yang dipimpin oleh Muhammad Junus di Bangladesh 2014. CUM adalah bentuk simpan pinjam seperti koperasi. Ayat-ayat Alkitab seperti Yeremia 29 7 dan Galatia 6 2 menjadi ayat yang dipakai untuk menjalankan pelayanan ini. HKBP menganggap bahwa gereja harus inklusif, artinya, kehadirannya harus berdampak positif terhadap masyarakat kurang mampu yang jumlahnya memang banyak di Indonesia. Artinya, gereja tidak hanya mengurus masalah peribadahan hal spiritual namun juga kesejahteraan masyarakat di sekitarnya hal material. Pemberdayaan masyarakat secara ekonomi misalnya memberikan pendampingan terhadap petani, buruh, dan nelayan dapat dijadikan bagian dari pelayanan kepada masyarakat di sekitar gereja. Mereka yang membutuhkan pinjaman untuk memperbesar modalnya tidak perlu menjadi anggota gereja terlebih dulu, karena memang kesempatan ini terbuka bagi siapa pun yang membutuhkan. Keuntungannya adalah sistem bunga yang murah dibandingkan bila meminjam ke bank. Selain itu, para anggota CUM juga dapat memperoleh sisa hasil usaha pada saat Rapat Anggota Tahunan. Membangun Kemampuan Perempuan Indonesia Hal penting yang juga perlu diperhatikan adalah seberapa jauh perempuan Indonesia diberdayakan. Dalam tinjauan World Economic Forum WEF, ternyata Indonesia menempati urutan ke-95 dari 136 negara yang dipantau dalam urusan Kesenjangan Gender Gender Inequility tribunnews, 2014. Ini adalah kenaikan sebanyak 2 peringkat dibandingkan dengan tahun 2012, walaupun masih di bawah Singapura di peringkat 15 dan Malaysia di peringkat 39. Indonesia dinilai cukup berhasil dalam meningkatkan partisipasi kaum perempuan dalam bidang ekonomi, di samping tentunya dalam bidang politik terpilih dan diangkatnya perempuan sebagai anggota DPR dan DPRD. Dari sudut ekonomi, terjadi peningkatan keterlibatan kaum perempuan sebagai orang yang bekerja dan mendapat upah, yaitu sebanyak % pada tahun 2013 dibandingkan dengan % pada tahun 1990. Sayangnya, upah yang diterima pekerja perempuan adalah lebih sedikit daripada pekerja laki-laki. Contohnya, bila rata-rata upah buruh perempuan per bulan di sektor formal adalah Rp maka buruh laki-laki menerima sebesar Rp jadi buruh perempuan hanya menerima sebanyak 77,7 % dari jumlah yang diterima buruh laki-laki. Ini hanya gambaran upah di kota dan propinsi tertentu, karena memang besarnya upah bervariasi antara kota dan desa tertentu dengan kota dan desa lainnya. Dalam bidang pendidikan, pada tahun 2013 diperoleh rasio Angka Partisipasi Murni APM kaum perempuan yang sangat tinggi, yaitu % untuk jenjang SD. APM yang tinggi juga ditunjukkan di jenjang SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi. Artinya, diperoleh presentase yang cukup tinggi dari partisipasi perempuan Indonesia untuk mengikuti pendidikan di jenjang SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi. Di balik angka-angka yang menggembirakan ini, ada isu-isu yang perlu diselesaikan. Komisi Nasional Perempuan mencatat sedikitnya ada 11 isu penting yang perlu diselesaikan untuk periode tahun 2010 – 2014 wikipedia, 2013 yang semuanya bermuara pada terjadinya kekerasan kepada kaum perempuan akibat pemiskinan secara ekonomi dan mental. Beberapa di antaranya adalah kekerasan yang ditemukan dalam konteks migrasi, eksploitasi tenaga kerja di pabrik dan rumah tangga, eksploitasi sumber daya alam, dan pengungsian. Selain itu ditemukan pula kekerasan terhadap perempuan akibat politisasi identitas dan kebijakan berbasis moralitas dan agama, pelanggaran HAM dan situasi konlik, perkawinan dan keluarga serta budaya. Untuk menyelesaikan isu ini, sangat diperlukan sinergi dari pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap peningkatan kemampuan perempuan. Beberapa hal yang secara strategis dapat dilakukan adalah meningkatkan pemahaman mengenai kekerasan berbasis jender sebagai isu Hak Asasi Manusia di tingkat lokal, nasional, regional dan internasional. Disamping itu, hal strategis yang dapat dilakukan adalah mengembangkan metode-metode yang efektif dalam upaya peningkatan pemahaman publik. Hal-hal strategis tersebut dapat digunakan sebagai strategi perlawanan dalam gerakan penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan. Memberikan tekanan terhadap pemerintah agar melaksanakan dan mengupayakan penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan juga merupakan salah satu cara yang cukup strategis. Contoh di mana pemerintah harusnya berupaya sungguh-sungguh dalam membela kaum perempuan yang tidak berdaya adalah dalam kasus-kasus yang dialami oleh Tenaga Kerja Wanita yang bekerja di luar negeri REFERENSI. Karena terbatasnya kesempatan bekerja di daerah, cukup banyak kaum perempuan yang memilih bekerja di luar negeri. Hal ini tidak terlepas dari bujuk rayu para agen PJTKI. Pada kenyataannya, ada yang umurnya dipalsukan agar dianggap memenuhi syarat minimum usia untuk dipekerjakan. Tambahan pula, mereka pergi ke luar negeri tanpa pembekalan yang memadai serta keterbatasan bahasa bila mereka bekerja di negara-negara yang menggunakan bahasa lainnya di luar bahasa Melayu. Hal-hal penting inilah yang membuat kinerja mereka tidak memuaskan sehingga menimbulkan sang empunya rumah marah besar. Tidak sedikit pula yang mengalami penganiayaan bahkan ada yang meninggal tanpa sempat membela dirinya. Sebaliknya, ada juga yang mendapatkan tuduhan membunuh sang majikan. Sungguh sangat banyak yang perlu dilakukan agar bangsa dan negara Indonesia menjadi negara yang menjamin kesejahteraan rakyatnya. Hal lain yang perlu diatasi oleh pemerintah Indonesia adalah masalah korupsi yang dianggap sudah terstruktur dan masif Kompas, 5 September 2014. Bila dilihat dari sistem kenegaraan, sudah cukup banyak perangkat negara yang ditetapkan untuk membentengi agar korupsi dapat dikikis. Di antara perangkat negara ini adalah Komisi Pemberantasan Korupsi, Mahkamah Agung, Badan Pemeriksa Keuangan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Komisi Yudisial, Ombudsman RI, dan Inspektorat Jenderal dan Inspektorat provinsi/kabupaten/kota. Tugas dari perangkat negara ini secara umum adalah memeriksa aliran dana untuk anggaran yang digunakan oleh setiap unit pemerintah. Akan tetapi, lemahnya pengawasan internal di setiap kementerian dan lembaga menyebabkan bisa saja aliran dana diselewengkan untuk kepentingan pihak-pihak tertentu. Sejauh ini, mereka yang sudah diadili karena korupsi adalah anggota DPR dan DPRD, pejabat eselon I, II, III, Wali Kota/Bupati dan Wakilnya, Kepala Lembaga/Kementerian, Hakim, Gubernur, dan lain-lain. Untuk mencegah bertambah suburnya perilaku korupsi, karakter mengendalikan diri harus diajarkan sejak dini dan tidak menunggu sampai orang menjadi dewasa. Wahyudi 2014 mengaitkan pentingnya pendidikan karakter pengendalian diri ini dengan pentingnya menghargai setiap anak didik sebagai pribadi yang unik. Sayangnya, para guru tidak mampu melakukan hal ini karena pendekatan pendidikan adalah masal alias dilakukan untuk sekaligus dalam jumlah yang lumayan banyak. Di tengah-tengah kondisi seperti ini, kita masih memiliki harapan. Sama seperti bangsa Israrel yang menaruh harapan ketika mereka melihat pemberita-pemberita kabar baik datang untuk menyampaikan berita pembebasan mereka dari negeri pembuangan di Babel, “Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion “Allahmu itu Raja!” Yesaya 527. Tapi kita harus ingat bahwa berita keselamatan itu harus disertai dengan pengakuan bahwa “Allah kita itulah Raja!” sehingga kita boleh terus-menerus berdoa, berharap, dan berjuang “Datanglah Kerajaan-Mu.” Artinya, kita harus terus-menerus berusaha dan mengusahakan agar kerajaan Allah, kehendak Allah, diberlakukan di dalam hidup kita sehari-hari. Semua itu harus dilakukan bukan hanya dengan berdoa saja, melainkan dengan terjun langsung secara aktif dan nyata. Hal nyata yang dapat kita lakukan diantaranya adalah berusaha mengatasi masalah kemiskinan, penderitaan masyarakat, di lingkungan yang terdekat di sekitar kita.
Unduh PDF Unduh PDF Kehidupan yang serbacepat dan terburu-buru pada akhirnya akan merugikan kesehatan serta hubungan baik Anda dengan orang lain. Anda ingin hidup dengan sederhana dan damai, menghindari berbagai target yang tidak realistis, dan berbagai tekanan untuk menjadi orang yang sempurna. Kehidupan seperti itu bisa Anda raih, dengan cara mengatur jadwal, memikirkan ulang prioritas, serta mengubah lingkungan fisik Anda. 1 Hiduplah perlahan. Anda mungkin terlalu terbiasa hidup terburu-buru, hingga tidak menyadari bahwa hidup Anda sekarang begitu cepat. Bacalah frasa "hiduplah perlahan" agar Anda dapat menghentikan sebentar pacu hidup Anda dan menyadari apa yang ada di sekitar Anda. Langkah ini disebut di awal agar Anda tetap memikirkannya setelah membaca artikel ini. Hindari melakukan berbagai hal dalam satu waktu. Multi-tasking begitu populer dan klise. Penelitian menunjukkan bahwa di satu titik, kualitas kerja akan menurun kalau Anda berfokus pada terlalu banyak hal pada satu waktu.[1] Hanya karena semua orang melakukan berbagai hal dalam satu waktu, tak berarti Anda perlu melakukan hal yang sama. Pertimbangkan berapa banyak pekerjaan yang dapat Anda lakukan dalam satu waktu. Setelah tiba di suatu titik, semua hal yang Anda lakukan kualitasnya menurun. Sasaran Anda adalah bekerja dengan baik agar Anda merasa senang atas segala pencapaian Anda. Perlakukan tidak melakukan sesuatu sama dengan sedang melakukan sesuatu. Tidak melakukan sesuatu itu ada seninya. Banyak orang yang merasa tidak nyaman untuk berhenti sebentar dan berpikir ulang. Bahkan kalau Anda hanya punya waktu lima menit untuk tidak melakukan sesuatu, lakukanlah hal itu. 2 Kurangi komitmen Anda. Kalau Anda sekarang ini punya berbagai komitmen yang harus diselesaikan, selesaikanlah terlebih dahulu. Namun, setelah itu, kurangilah komitmen yang Anda buat. Mungkin pada awalnya akan sulit, akan tetapi berfokuslah pada niat Anda untuk menyederhanakan hidup. Anda akan merasa lebih tenang. Terus ingat sasaran Anda yaitu untuk mencapai kesederhanaan; jadikan hal itu sebagai motivasi serta penenang rasa bersalah. Susutkan jumlah komitmen yang Anda punya dengan mencatat berapa kali Anda mengatakan "Ya" di sebuah kalender. Pertama-tama, tentukan dahulu berapa pekerjaan yang dapat Anda lakukan pada satu waktu. Kemudian, bertahanlah pada angka itu. Tidak ada orang yang selalu bisa berkata "Ya" pada semua komitmen yang ditawarkan. Ketika Anda diminta untuk berpartisipasi dalam suatu acara, jangan langsung jawab. Berhentilah sebentar, kemudian pertimbangkanlah apakah acara tersebut akan memperkaya hidup Anda. Jika tidak, katakanlah "Terima kasih sudah mau mengundang saya, tetapi saya tidak bisa ikut." Kembangkanlah kemampuan untuk mengatakan "tidak" dengan mengatakan hal yang hendak Anda lakukan. Kadang orang akan menolak jawaban "tidak", tetapi Anda dapat menjawab balik dengan memberikan alasan Anda menjawab tidak.[2] Misalnya, "Terima kasih sudah mempertimbangkan saya untuk ikut dalam acara ini. Namun, saya sedang perlu berfokus pada beberapa hal yang begitu penting bagi saya serta keluarga dan kesehatan. Saya terpaksa menolak ajakan Anda." Orang yang bersangkutan akan lebih cenderung menerima keputusan Anda. 3 Singkirkan apa pun yang berlebihan. Apakah Anda mengonsumsi barang secara berlebihan? Apakah Anda berbelanja terlalu banyak atau menghambur-hamburkan uang untuk memperlihatkan status sosial Anda kepada orang lain?[3] Untuk dapat hidup dengan sederhana, Anda perlu menyingkirkan semua yang berlebihan. Sasarannya adalah memotong pengeluaran ekstra agar Anda tidak terkekang dengan beban finansial. Pertimbangkanlah apakah Anda benar-benar membutuhkan iPad ketiga atau alat elektronik terbaru itu. Bahkan, pertimbangkan juga apakah Anda benar-benar perlu kunjungan sehari dua kali ke kafe mahal itu. Anda tinggal bilang "tidak" kepada diri Anda sendiri dan bilang "ya" kepada sasaran Anda untuk hidup dengan sederhana dan damai. Setiap kali Anda dihadapkan dengan sebuah pilihan, Anda dapat membuat pilihan yang tepat. Anda dapat mencari kebahagiaan dalam hal-hal sederhana dalam hidup, seperti menghabiskan waktu dengan teman, berada di alam terbuka, atau membangun sesuatu dengan kedua tangan Anda sendiri. Hal-hal sederhana tersebut mengandung kepuasan intrinsik, yang akan meningkatkan motivasi serta kepuasan hidup Anda secara umum.[4] 4 Rapikan tempat tinggal Anda. Manusia menciptakan dunia mereka di lingkungan sekitar dan mengisinya dengan berbagai benda. Kalau Anda ingin menyederhanakan hidup, perhatikanlah lingkungan sekitar Anda dan rapikanlah benda-benda tersebut. Rumah yang rapi adalah rumah yang sehat. Sisihkanlah benda-benda ekstra yang tak lagi Anda gunakan atau perlukan. Dengan demikian, Anda akan merapikan rumah, perasaan, serta pikiran Anda.[5] Ketika lingkungan di sekeliling Anda sudah rapi, lingkungan di dalam hati Anda pun akan mengikuti. Setiap hari, luangkanlah waktu 10 menit untuk merapikan lingkungan sekitar Anda. Ketika akhir pekan atau libur, luangkanlah waktu untuk melakukan proyek bersih-bersih yang lebih besar, seperti membersihkan lemari, laci, dan garasi. Buatlah tiga klasifikasi untuk benda-benda Anda, yaitu "Simpan"; "Sumbangkan"; "Buang". Dengan menyumbang barang-barang yang masih layak pakai kepada organisasi kemanusiaan, Anda memberikan kesempatan bagi orang lain untuk menikmati apa yang Anda punya. Selain itu, Anda juga memberikan pekerjaan bagi para pekerja yang mengurusi sumbangan Anda. Anda turut membantu orang lain dengan setiap sumbangan yang Anda lakukan. Hal ini akan meningkatkan rasa percaya diri Anda.[6] Iklan 1 Tentukanlah nilai-nilai Anda.[7] Pertimbangkanlah berbagai sifat atau hal yang berharga bagi Anda yang memengaruhi perilaku Anda dan pada akhirnya menyempurnakan diri Anda. Sifat atau hal itu disebut nilai. Nilai Anda adalah pemandu dalam pembuatan keputusan. Memang sulit menentukan nilai-nilai yang selama ini Anda pegang, tetapi hasilnya akan sepadan. Untuk menemukan nilai Anda, pikirkanlah berbagai pengalaman ketika Anda merasa paling senang, paling bangga, dan paling puas. Buatlah sebuah daftar dan tentukan apa yang Anda hargai dari berbagai situasi tersebut. Mungkin Anda menghargai kreativitas, petualangan, kesetiaan, atau etos kerja yang ada dalam berbagai situasi tersebut. Mungkin Anda akan menyadari bahwa hal yang terpenting bagi Anda adalah keluarga. Berbagai hal ini adalah pemandu dalam setiap hal yang Anda lakukan. Apabila Anda ingin hidup dengan sederhana dan damai, mungkin Anda menghargai ketenangan, kecerdikan, stabilitas, serta kesehatan. 2 Selaraskan aktivitas Anda dengan nilai. Ikutilah berbagai aktivitas yang selaras dengan nilai dan keinginan Anda akan kesederhanaan. Keselarasan ini dapat Anda ketahui dengan mendengarkan kata hati Anda. Jika selaras, Anda akan merasa puas dan senang. Namun, apabila sebaliknya, Anda justru akan merasa tidak terpenuhi dan sedih. Tolak ajakan yang bertentangan dengan niat Anda untuk hidup sederhana. Putuskan untuk hidup dengan nilai yang Anda pegang. Untuk melakukan hal ini, Anda tentu memerlukan disiplin dan fokus, yang dapat dilatih dengan yoga dan olahraga.[8] 3 Buatlah suatu rencana dan kukuhlah pada rencana tersebut. Anda dapat menciptakan perubahan secara terstruktur dengan metode penyelesaian masalah. Anda telah menentukan keinginan Anda untuk hidup secara sederhana dan damai. Kini Anda perlu menentukan tujuan yang jelas, melaksanakan tujuan itu, membuat berbagai perubahan sesuai kebutuhan, serta memperhatikan kemajuan Anda.[9] Tentukanlah tujuan yang jelas, seperti misalnya membuat jadwal dan mencatat berbagai usaha Anda untuk menyederhanakan hidup. Anda dapat membuat perubahan yang nyata dengan memperhatikan diri sendiri.[10] Pilihlah tanggal untuk rencana Anda, kemudian mulailah. Jangan menunda hal yang tak dapat Anda tunda. Mulailah sesegera mungkin. Sadari kemajuan Anda dan berilah penghargaan bagi diri sendiri. Kalau Anda sukses meraih tujuan harian, mingguan, atau bulanan Anda, rayakanlah kesuksesan tersebut. Mungkin Anda dapat pergi menonton film ke bioskop, menghadiri acara olahraga, atau menanam pohon atas nama orang yang Anda kagumi. Penghargaan diri yang positif akan menjadi motivasi bagi Anda untuk melanjutkan rencana yang sudah Anda tetapkan. Kalau suatu strategi tidak berjalan dengan baik bagi Anda, hentikanlah. Cari sebuah alternatif dan masukkan alternatif tersebut ke dalam rencana Anda. Anda tidak perlu menganggap hal ini sebagai suatu kegagalan. Pandanglah hal ini sebagai suatu koreksi dalam langkah Anda meraih sasaran. Perlahan-lahan, perilaku baru Anda akan menjadi suatu hal yang biasa. Seiring hal ini terjadi, Anda dapat mengurangi ketaatan pada rencana yang sudah dibuat dan tetap mendapat hasil yang positif.[11] 4 Biasakanlah hidup dalam masa kini. Hindari berpikir terlalu banyak mengenai masa lalu atau masa depan. Pikiran yang berjalan jauh adalah pikiran yang tidak bahagia.[12] Untuk menyederhanakan pikiran, Anda perlu mendiamkannya dan terus fokus pada apa yang sedang Anda lakukan saat ini. Gunakanlah latihan visualisasi. Bayangkanlah seakan-akan Anda sedang berada dalam suatu lingkungan yang damai dan bebas stres. Ini akan mendiamkan pikiran Anda. Berbicaralah dengan seseorang, atau pergilah berolahraga. Kedua hal tersebut adalah cara yang efektif untuk membuat Anda tetap berada pada masa kini.[13] 5 Buatlah catatan harian berisi hal-hal yang Anda syukuri. Catatan harian seperti itu memiliki banyak manfaat, seperti misalnya tidur yang lebih pulas serta kesehatan dan kebahagiaan yang meningkat. Semuanya adalah faktor yang menciptakan rasa damai dalam hidup. Untuk mendapatkan manfaat terbaik, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan[14] Mulailah dengan niat untuk menjadi lebih bahagia dan lebih bersyukur. Tuliskan hal-hal yang Anda syukuri dengan detail, tidak dengan kalimat-kalimat singkat. Syukuri kehadiran atau perilaku orang, bukan kepemilikan barang. Pertimbangkanlah bagaimana hidup Anda akan berbeda apabila sesuatu yang Anda syukuri tidak ada. Ini akan memperkuat rasa syukur Anda. Masukkan juga berbagai kejutan yang tak Anda duga sebelumnya. Hindari memaksa menulis setiap hari karena hanya akan menghilangkan semangat. Tulislah seminggu sekali atau dua kali. 6 Untuk menciptakan kedamaian, praktikkanlah empati dan kasih sayang.[15] Anda perlu mengembangkan keterampilan mengapresiasi perjuangan orang lain. Bagi beberapa orang hal ini mudah, tetapi untuk orang lain mungkin sulit. Anda tahu persis Anda ingin diperlakukan seperti apa; perlakukanlah orang lain sebagaimana Anda ingin orang lain memperlakukan Anda. Kalau Anda ingin mempraktikkan empati dan kasih sayang, hubungilah seorang anggota keluarga atau teman dan bantulah dia. Anda dapat melakukan sesuatu untuknya, mungkin yang mudah seperti menurunkan barang belanjaan atau menyirami tanamannya. Tujuannya adalah memberikan perasaan serta aksi yang sama kepada orang lain, seperti yang Anda hargai ketika orang lain melakukan hal tersebut untuk Anda. 7 Untuk memperbaiki hubungan, ubahlah perasaan Anda dari benci menjadi syukur. Rasa sedih internal dan eksternal seseorang biasanya muncul dari konflik dengan orang lain. Kalau Anda menyimpan dendam, itu sama saja dengan meminum racun sambil berharap orang lain yang kena imbasnya. Dengan bersyukur, Anda akan menyembuhkan hati Anda dan mengurangi rasa benci.[16] Ketika Anda mulai merasa benci, berhentilah, kemudian tanyakan beberapa pertanyaan ini kepada diri Anda Apakah saya merasa nyaman ketika saya memikirkan orang ini? Apakah perasaan negatif saya menguntungkan saya? Apakah pikiran dendam saya terhadap orang ini memiliki pengaruh aktual? Jawaban yang jelas adalah "tidak", "tidak", dan "tidak". Kemudian, ubahlah pernyataan tersebut menjadi pernyataan-pernyataan yang penuh rasa syukur, seperti "Saya merasa nyaman kalau saya melepaskan kebencian saya terhadap orang ini; alasan saya ingin berkembang adalah agar saya merasa lebih nyaman; fokus saya adalah pada peningkatan kualitas hidup saya dan bukan menghancurkan hidup orang lain." Iklan 1 Pindah tempat tinggal. Kalau Anda hidup di daerah yang kepadatan penduduknya tinggi, Anda mungkin akan merasa stres. Suatu perubahan lingkungan, dari yang tadinya hingar-bingar menjadi damai, akan mempermudah jalan Anda meraih hidup yang lebih sederhana. Rumah Anda adalah kuil Anda. Jika Anda perlu tinggal di dekat tempat tinggal Anda yang sekarang, carilah properti yang dapat Anda sewa atau beli. Untuk mempermudah, gunakanlah jasa manajemen properti. Apabila Anda ingin membuat perubahan besar, cari tahu mengenai daerah yang jauh namun tetap memberikan apa yang Anda inginkan. Anda akan merasa lebih nyaman dan lebih positif kalau tinggal di dekat laut, di pegunungan, atau di lantai paling atas sebuah gedung pencakar langit. 2 Belilah rumah yang kecil. Rumah kecil yang berisi semua yang Anda perlukan. Di dalamnya terdapat semua yang Anda butuhkan untuk hidup dengan nyaman meskipun di ruangan yang sangat kecil. Rumah ini dapat Anda bangun di atas sebidang tanah, disambungkan dengan jaringan air dan selokan, dan Anda siap menyebutnya sebagai rumah. Anda dapat menjual atau menggadaikan rumah besar Anda untuk sebuah rumah kecil yang damai dan ramah lingkungan.[17] 3 Permudah transportasi Anda. Ada banyak orang yang membeli mobil mewah dengan harga yang sama dengan harga rumah. Ini adalah contoh kasus lain yang menunjukkan bahwa Anda dapat terbebas dari beban finansial dengan tidak membeli suatu barang. Anda dapat membeli mobil kecil yang ramah lingkungan. Mobil ini dapat mengantar Anda ke mana pun Anda ingin pergi. Ramah lingkungan juga berarti lebih sederhana. Belilah sepeda dan bawa sepeda ke kantor. Bersepeda adalah olahraga yang menyenangkan. Selain itu, Anda tak perlu repot-repot mencari lahan parkir. 4 Ganti pekerjaan. Tidak ada yang lebih menyebalkan daripada pekerjaan yang tidak Anda sukai namun tetap harus Anda lakukan setiap hari. Kalau semua usaha Anda untuk membuat pekerjaan itu lebih menyenangkan sudah gagal, gantilah pekerjaan atau karier Anda. Apabila Anda menghabiskan waktu 80 jam per minggu untuk mencapai kuota penjualan yang membuat Anda stres, berarti sudah waktunya Anda mengganti pekerjaan dengan yang lebih sederhana. Anda mungkin akan menyadari bahwa Anda sesungguhnya tak butuh banyak uang untuk menjalankan gaya hidup baru Anda. Dengan demikian, Anda akan lebih fleksibel dalam mencari pekerjaan yang lebih selaras dengan sasaran, nilai, serta minat Anda. Hubungilah konselor pekerjaan di kampus terdekat atau yang buka praktik pribadi. Anda dapat mencari tahu apa yang dapat Anda lakukan serta menemukan apa yang benar-benar ingin Anda kerjakan. 5 Prioritaskan diri dan kesehatan Anda. Hal ini perlu Anda lakukan untuk meraih hidup yang sederhana dan damai. Kembangkanlah gaya hidup Anda sendiri. Gunakan jadwal dan rutinitas untuk menciptakan keseimbangan yang sehat antara kerja, main, serta istirahat. Termasuk, menciptakan rencana makan sehat yang akan menyegarkan tubuh dan memberikan Anda energi untuk berolahraga. Anda mungkin harus mengubah perspektif tentang olahraga, akan tetapi Anda akan mendapat hasilnya.[18] Meditasi dan beristirahatlah. Anda akan lebih menikmati hidup.[19] 6Bertanggungjawablah untuk kebahagiaan Anda sendiri. Jadilah orang yang mandiri. Kebahagiaan adalah kerja mandiri; Anda bertanggung jawab atas kebahagiaan Anda sendiri. Hanya Anda yang tahu hal-hal yang akan membuat Anda bahagia. Ikutilah berbagai aktivitas yang akan menimbulkan rasa bahagia. Anda akan lebih mampu menghadapi situasi-situasi yang sulit kalau Anda penuh dengan semangat positif. Kebahagiaan yang lebih tinggi akan selalu menimbulkan situasi dan hubungan yang lebih baik. Iklan Tidak ada kata terlambat untuk mengunjungi seorang ahli terapi atau psikiater, kalau Anda mau tentunya. Perubahan memang tidak mudah, tetapi tetap dapat Anda lakukan kalau Anda berusaha dan mencari cara untuk menghadapi berbagai masalah yang timbul. Bersabarlah dengan diri Anda sendiri dan proses perubahan ini. Teman dan keluarga akan sangat membantu ketika Anda berusaha mengubah hidup. Terimalah bantuan mereka. Iklan Peringatan Kalau Anda mengalami stres, depresi, atau kegelisahan yang berkaitan dengan gaya hidup Anda yang sibuk, carilah bantuan ahli terapi. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Kolose 27 Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur. Perhatikan ayat di atas. Sebelum hidup seseorang memiliki hati yang melimpah dengan syukur, pertama-tama orang itu harus BERAKAR di dalam Tuhan, kemudian DIBANGUN di atas Tuhan, dan akibatnya IMANNYA akan bertambah teguh dan setelah itu hatinya akan MELIMPAH DENGAN SYUKUR. Baca juga SI OPTIMIS VERSUS SI PESIMIS Dengan kata lain, iman yang teguh dan hati melimpah dengan syukur damai dan sukacita adalah sebuah hasil yang didapatkan ketika kita hidup berakar dan dibangun di dalam Tuhan dan kebenaran Firman-Nya. Dunia mengajarkan damai dan sukacita yang berdasarkan kondisi. Kalau kondisinya baik, hatinya senang. Kalau tidak ada masalah, hidupnya damai. Namun Firman Tuhan mengajarkan damai dan sukacita yang sama sekali berbeda dengan dunia. Damai dan sukacita yang Firman Tuhan tawarkan tidak berdasarkan situasi dan kondisi. Sekalipun orang menghina kita, kita dapat tetap bersukacita dan bersyukur. Sekalipun begitu banyak masalah dan tekanan dalam hidup kita, kita tetap dapat memiliki damai dan hati yang melimpah dengan syukur. Baca juga MERENUNGKAN KASIH KITA KEPADA BAPA SORGAWI Kita bisa mendapatkan damai, sukacita, dan hati yang melimpah dengan syukur seperti ini hanya melalui kehidupan yang berakar dan dibangun di atas pondasi Firman Tuhan. Tanpa hal itu, kehidupan kita akan jauh dari damai, sukacita, dan hati yang melimpah dengan syukur. penulis mistermuryadi
1 min readMaret 2023 6-12 MARET 2023Mazmur 1271"Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. 1. Seringkali kita fokus untuk menjaga harta yang kita miliki di bumi dan melupakan hal yang paling penting yaitu menjaga hati. Kita memberikan pengawasan dan membuat sistem penjagaan yang terbaik untuk harta duniawi kita, tetapi kita cenderung membiarkan hati kita tidak terjaga. Hal tersebut membuat iblis dengan mudahnya masuk dan merenggut seluruh kehidupan yang kita miliki serta membuat damai sejahtera hilang dari pada kehidupan karena itu, kita harus fokus untuk menjaga hati kita untuk Tuhan karena itulah kehidupan kekal yang 1010"Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan."2. Bagaimana cara menjaga hati dan memiliki kehidupan yang dipenuhi oleh damai sejahtera?Menyerahkan hati dan pikiran kita hanya kepada Tuhan bukan kepada Tuhan yang dapat memberikan kehidupan yang penuh dengan damai sejahtera, kedamaian yang berbeda dari kedamaian yang diberikan oleh dunia yang tidak dapat digantikan oleh apapun juga dan hanya Tuhan yang mampu menjaga hati 47Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Yohanes 1427"Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu."RenunganApakah kita sudah sungguh-sungguh menjaga hati kita atau justru kita fokus untuk menjaga segala sesuatu yang kita miliki di bumi dan melupakan untuk menjaga hati kita?Referensi1. Materi Presentasi2. Materi RangkumanLatest
bagaimana cara membangun damai sejahtera dalam kehidupan